Cara Menulis Daftar Pustaka Lengkap dengan Contohnya

Cara Menulis Daftar Pustaka – Daftar pustaka adalah daftar sumber yang dirujuk dalam pembuatan naskah atau karya ilmiah. Dalam pembuatan karya ilmiah yang baik tentu memiliki beberapa daftar pustaka untuk mendukung muatan subtansi karya ilmiah yang ditulis, sebagai rujukan ilmiah karya tulis seseorang.

Dalam menulis daftar pustaka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat daftar pustaka yang baik dan benar yaitu mulai dari :

Advertisement
  1. Nama penulis
  2. Tahun terbit
  3. Judul sumber pustaka
  4. Kota tempat terbit
  5. Nama penerbit.

Dengan penulisan diantara bagian-bagian dari sumber pustaka dipisahkan dengan tanda koma (,). kecuali antara judul utama dan anak judul serta antara kota terbit dan nama penerbit dipisahkan dengan titik dua (:). contoh daftar pustaka yang baik dan benarPada kesempatan ini saya akan memberikan informasi tentang cara penulisan daftar pustaka skripsi, daftar pustaka makalah, atau daftar pustaka penulisan ilmiah lainnya. silahkan pilih penulisan daftar pustaka dari sumber yang anda inginkan atau mempelajari semua teknik penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber dibawah ini.

Cara Menulis Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Berikut beberapa contoh penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber mulai dari buku, jurnal, makalah, skripsi/tesis/disertasi, internet, majalah, artikel surat kabar, berita surat kabar, peraturan perundang-undangan, artikel dari jurnal online dan artikel yang diterbitkan di website (online). untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini:

1. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku

A. Buku dengan satu penulis

Cara menulisnya, Nama belakang/keluarga, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), tahun terbit, Judul Buku (dicetak miring), Nama Kota: Nama Penerbit.

Contoh: Nawawi, Hadani, 1995, Metodologi Penelitian Bidang Sosial, Yogyakarta: Gajah Mada Press.

B. Buku dengan dua penulis

Cara penulisan: Nama Pertama, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), Nama kedua (sebagaimana aslinya, tanpa dibalik), Tahun terbit, Judul Buku (dicetak miring), Nama Kota: Nama Penerbit.

Mahfud, Ahmad Sahal & Mustofa Bisri, 2003, Persepakatan Ulama’ dalam Hukum Islam Eksiklopedi Ijma’, Jakarta: Pustaka Firdaus.

C. Buku dengan lebih dari dua penulis

Nama belakang penulis pertama, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), kata “dan kawan kawan”, tahun penerbit, Judul Buku (dicetak miring), Nama Kota: Nama Penerbit.

Elhasany, Zain , & Kawan-Kawan, 2015, Strategi SEO untuk Pemasaran produk, Jepara: Pena Indigo Press

D. Buku dengan lembaga sebagai penulis

Cara penulisan: Nama lembaga, tahun terbit, judul buku (dicetak miring), Nama kota: Nama Penerbit.

Fakultas Syariah dan Hukum UNISNU Jepara, 2015, Pedoman Penulisan Skripsi, Jepara: UNISNU Press.

E. Buku Tanpa nama penulis

Cara Penulisan: Judul Buku (dicetak miring), tahun terbit, Nama Kota: Nama Penerbit.

Aborsi dalam fiqh Kontemporer, 2002, Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

F. Buku Terjemahan

Cara penulisan: Nama belakang, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), tahun terbit, Judul Buku (dicetak miring), kata “diterjemahkan oleh” Nama penerjemah, dari Judul dalam Bahasa Aslinya (dicetak miring), nama kota: Nama Penerbit.

Mernisi, Fatima, 1991, Wanita di dalam Islam, diterjemahkan oleh Yaziar Radianti, dari Women and Islam:An Historical and Theological Enquiry, Bandung: Pustaka.

2. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi / Tesis / Disertasi

Cara penulisan : Nama belakang, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), Tahun, Judul Skripsi/tesis/disertasi (dicetak tegak, diapit dua tanda petik “…..”), kata skripsi/tesis/disertasi (dicetak miring), kota tempat perguruan tinggi: Nama Perguruan Tinggi.

Elhasany, Zain, 2016, “Penerapan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perkosaan Anak di Bawah Umur : Prespektif Hukum Islam dan Hukum Positif”, Skripsi, Jepara: UNISNU Jepara.

3.  Cara Menulis Daftar Pustaka dari Artikel Jurnal

Nama belakang, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), Tahun terbit, Judul artikel (dicetak tegak, diapit dua tanda petik “….”), Nama jurnal (semua kata diawali dengan huruf besar, dicetak miring), nomor edisi (nmomor volume/bulan, bila ada), halaman dimana artikel berada.

Woodward, Mark R., 2005, “Religion, Culture, and regime change: reformasi in Yogyakarta”, International Journal Ihya ‘Ulumal-Din, 86 (4), 1675-1710

4. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Majalah

Nama belakang, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), Tahun terbit, Judul artikel (dicetak tegak, diapit dua tanda petik “….”), Nama Majalah (semua kata diawali dengan huruf besar, dicetak miring), tanggal dan bulan, halaman.

Heryanto, Ariel, 2011, “Indonesia dalam Kajian tentang Indonesia”, Tempo, 20 Nopember, 128-9.

5. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Artikel Surat Kabar (koran)

Nama belakang, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), Tahun , Judul artikel (dicetak tegak, diapit dua tanda petik “….”), Nama Surat Kabar (dicetak miring), tanggal dan bulan, halaman.

Muladi, 2012, “Kurikulum antikorupsi di perguruan tinggi”, Kompas, 7 Agustus, 6.

6. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Artikel Surat Kabar Tanpa Penulis

Judul artikel (dicetak tegak, diapit dua tanda petik “….”), tahun, Surat Kabar (dicetak miring), tanggal dan bulan, halaman artikel berada.

“Sekularisme Mematikan Agama”, 2009, Koran Tempo, 17 Pebruari, 3.

7. Contoh Cara Menulis Daftar Pustaka dari Makalah Seminar

Nama belakang, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), Tahun , Judul artikel (dicetak tegak, diapit dua tanda petik “….”), Makalah (diawali dengan huruf besar, dicetak miring), Nama/tema seminar, tempat/kota pelaksanaan, tanggal dan bulan pelaksanaan.

Ma’ruf, Katib, 2011, “Perlukah mata pelajaran Agama di madrasah di-UN-kan?”, Makalah, Seminar Nasional Standarisasi Hasil Belajar Mapel Agama di Madrasah, Pekanbaru: UIN Syarif Qosim, 20 Nopember.

8. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Berita Majalah

Nama Majalah (dicetak miring), tahun terbit, judul berita (ditulis diantara dua tanda petik dua “….”), tanggal terbit, nomor halaman dimana berita ditulis.

Tempo, 2011, “Keadilan yang Tak Adil”, 20 Nopember, 19.

9. Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Peraturan Perundang-undangan

Nama peraturan, nomor, tahun, “kata tentang”,  Nama peraturan (dicetak miring, semua kata diawali dengan huruf besar).

Undang-undang Nomor 1, Tahun 1974, tentang Perkawinan.

10. Contoh Penulisan Daftar Pustaka Karya Lengkap dari Internet

Nama belakang, Nama depan (dan nama tengah, bila ada), tahun diunggah, Judul Karya (dicetak tegak diapit dua petik “…..”), kata “dalam” nama website atau situs, kata “diunduh pada” atau “diakses pada”, tanggal mengunduh atau mengakses.

Elhasany, Zain, 2016, “Cara Menulis Daftar Pustaka Lengkap dengan Contohnya”, dalam http://www.penaindigo.com/2016/08/cara-menulis-daftar-pustaka-lengkap.html, diakses tanggal 23 Agustus 2016.

11. Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Artikel Jurnal Online (Internet)

Nama Belakang, Nama depan, Tahun terbit, judul artikel (dicetak tegak diapit dua tanda petik[“….”]), Nama jurnal (dicetak miring), nomor edisi (nomor volume, nomor/bulan), kata “dalam”, alamat website, kata “diunduh pada” atau “diakses pada”, tanggal mengunduh/mengakses.

Kawoan, Selviyanti, 2015, “Pemerkosaan Anak Kandung Oleh Orang Tua Dalam Pandangan Islam”, Journal Irfani, 11 (1), 128-141, dalam http://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ir/article/view/382, diakses 18 Mei 2016.

Sumber: Fakultas Syariah dan Hukum UNISNU Jepara, Pedoman Penulisan Skripsi, Jepara: UNISNU Press: 2015. hal.58-66.

Demikian informasi tentang Cara Menulis Daftar Pustaka Lengkap dengan Contohnya semoga dapat bermanfaat dan membantu anda dalam membuat daftar pustaka. Selamat mencoba.

Leave a Reply